Al-Maaida
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُم بِشَرٍّ مِّن ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِندَ ٱللَّهِ ۚ مَن لَّعَنَهُ ٱللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ ٱلْقِرَدَةَ وَٱلْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ ٱلطَّـٰغُوتَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ شَرٌّ مَّكَانًا وَأَضَلُّ عَن سَوَآءِ ٱلسَّبِيلِ 60
(60) Karena celaan mereka terhadap orang-orang Mukmin menunjukkan bahwa orang-orang Mukmin itu di atas keburukan, maka Allah berfirman, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada mereka dengan menyampaikan buruknya apa yang mereka lakukan, ﴾ هَلۡ أُنَبِّئُكُم بِشَرّٖ مِّن ذَٰلِكَ ﴿ "Apakah akan Aku beritakan kepadamu tentang yang lebih buruk dari itu," yakni, (yang lebih buruk dari) apa yang kamu menyalah-kan kami karenanya, itu pun kalau kami menurutimu. ﴾ مَن لَّعَنَهُ ٱللَّهُ ﴿ "Orang yang dikutuk oleh Allah," maksudnya, yang dijauhkanNya dari rahmatNya, ﴾ وَغَضِبَ عَلَيۡهِ ﴿ "dan dimurkai olehNya," serta Dia mengazabnya di dunia dan akhirat, ﴾ وَجَعَلَ مِنۡهُمُ ٱلۡقِرَدَةَ وَٱلۡخَنَازِيرَ ﴿ "dan di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi," dan ada orang ﴾ وَعَبَدَ ٱلطَّٰغُوتَۚ ﴿ "yang menyembah thaghut," yaitu setan, dan semua yang disembah selain Allah adalah thaghut. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu," yakni orang-orang yang memiliki sifat-sifat buruk ini, ﴾ شَرّٞ مَّكَانٗا ﴿ "lebih buruk tempatnya," daripada orang-orang Mukmin, yang mana rahmat Allah dekat dengan mereka dan Dia meridhai mereka dan memberi pahala kepada mereka di dunia dan di akhirat karena mereka mengikhlaskan Agama untuk-Nya. Ini adalah termasuk penggunaan kata perbandingan yang bukan pada tempatnya,[57] dan begitu pula FirmanNya, ﴾ وَأَضَلُّ عَن سَوَآءِ ٱلسَّبِيلِ ﴿ "Dan lebih tersesat dari jalan yang lurus," yakni lebih jauh dari jalan yang benar.