Az-Zukhruf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أَفَنَضْرِبُ عَنكُمُ ٱلذِّكْرَ صَفْحًا أَن كُنتُمْ قَوْمًا مُّسْرِفِينَ 5
(5) Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwa hikmah dan karuniaNya mengharuskan tidak membiarkan para hambanya begitu saja, dan tidak mengutus rasul dan tidak menurunkan kitab kepada mereka meski mereka melampaui batas dan berbuat zhalim. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَفَنَضۡرِبُ عَنكُمُ ٱلذِّكۡرَ صَفۡحًا ﴿ "Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan al-Qur`an kepadamu," yaitu apakah Kami berpaling dari kalian dan tidak menurunkan peringatan kepada kalian dan berhenti menurunkan al-Qur`an karena kalian berpaling dan tidak tunduk kepada Allah سبحانه وتعالى? Meski demikian, Allah سبحانه وتعالى tetap menurunkan al-Qur`an dan memberi penjelasan segala sesuatu kepada kalian. Bila kalian beriman dan menjadikannya sebagai petunjuk, itulah taufik untuk kalian, namun bila tidak dipercayai dan tidak dijadikan sebagai petunjuk, maka hujjah telah tegak atas kalian dan kalian berada di atas kejelasan berbagai hal.