Az-Zukhruf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَلَن يَنفَعَكُمُ ٱلْيَوْمَ إِذ ظَّلَمْتُمْ أَنَّكُمْ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ 39
(39) Firman Allah تعالى, ﴾ وَلَن يَنفَعَكُمُ ٱلۡيَوۡمَ إِذ ظَّلَمۡتُمۡ أَنَّكُمۡ فِي ٱلۡعَذَابِ مُشۡتَرِكُونَ ﴿ "(Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu, karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu." Maksudnya, pada Hari Kiamat ketika kalian bersama-sama dengan teman dan karib kalian sama sekali tidak berguna bagi kalian. Hal itu karena kalian besama-sama da-lam kezhaliman, karena itu kalian juga mengikuti mereka dalam hukuman dan azabNya. Dan juga tidak berguna bagi kalian ruh pelipur lara dari musibah. Sebab bila musibah menimpa di dunia dan dirasa oleh banyak orang, maka musibah tersebut akan terasa ringan. Sedangkan musibah akhirat itu menyatukan berbagai siksaan yang tidak ada istirahatnya sedikit pun, tidak ada istirahat yang kita kenal ini. Kami memohon keselamatan padaMu wahai Rabb dan berilah kami kenikmatan dengan rahmatMu.