Az-Zukhruf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَـٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَـٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ 36
(36) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang hukumanNya yang amat dahsyat bagi orang yang berpaling dari peringatanNya, di mana Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَمَن يَعۡشُ ﴿ "Barangsiapa yang berpaling," yaitu berpaling dan menghalang-halangi, ﴾ عَن ذِكۡرِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ﴿ "dari penga-jaran (Rabb) Yang Maha Pemurah," yaitu al-Qur`an yang agung yang merupakan rahmat terbesar Allah سبحانه وتعالى Yang Maha Pemurah terhadap para hambaNya; di mana siapa pun yang menerimanya, berarti telah menerima pemberian terbaik serta mendapatkan tujuan dan keinginan terbesar, dan siapa pun yang berpaling dan menolaknya, berarti ia amat merugi dan tidak akan mendapatkan kebahagiaan selamanya setelah itu, Allah سبحانه وتعالى menjadikan setan sebagai teman yang menyertainya, yang memberinya janji, memberinya angan-angan, dan menolongnya pada kemaksiatan.