Fussilat
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِىٓ أَيَّامٍ نَّحِسَاتٍ لِّنُذِيقَهُمْ عَذَابَ ٱلْخِزْىِ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَخْزَىٰ ۖ وَهُمْ لَا يُنصَرُونَ 16
(16) Lalu mereka dihukum oleh Allah dengan hukuman yang setara dengan kekuatan mereka yang membuat mereka ter-pedaya. ﴾ فَأَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ رِيحٗا صَرۡصَرٗا ﴿ "Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka," yakni, angin yang sangat besar karena kekuatan dan kedahsyatannya, mempunyai gemuruh yang sangat menakutkan bagaikan petir yang menyambar. Allah menunduk-kannya, ﴾ عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ 7 ﴿ "Terhadap mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus me-nerus; maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)." (Al-Haqqah: 7). Pada hari-hari ﴾ نَّحِسَاتٖ ﴿ "yang sial," yang menghancurkan dan membinasakan mereka, sehingga mereka tidak tampak kecuali tempat-tempat tinggal mereka saja. Dan di sini Allah berfirman, ﴾ لِّنُذِيقَهُمۡ عَذَابَ ٱلۡخِزۡيِ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ ﴿ "Karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia," yang dengannya mereka menjadi hina dan dipermalukan di tengah-te-ngah manusia, ﴾ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَخۡزَىٰۖ وَهُمۡ لَا يُنصَرُونَ ﴿ "dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan," yakni, mereka tidak dicegah dari azab Allah dan mereka tidak dapat me-nyelamatkan diri mereka.