Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
Sūrah 40

Al-Ghaafir

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 57

لَخَلْقُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ ٱلنَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 57

(57) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan apa yang sudah diterima oleh akal sehat bahwa ﴾ لَخَلۡقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Sungguh penciptaan langit dan bumi," dengan segala kebesaran dan keluasan keduanya lebih agung dan ﴾ أَكۡبَرُ مِنۡ خَلۡقِ ٱلنَّاسِ ﴿ "lebih besar daripada penciptaan manusia." Manusia, bila dibandingkan dengan langit dan gunung sungguh sangat amat kecil sekali. Maka yang telah kuasa menciptakan planet-planet raksasa dan dengan sangat rapi itu kuasa pula mengulangi penciptaan manusia. Ini adalah salah satu bukti (dalil) rasional yang membuktikan kebenaran kebangkitan dengan pembuktian yang pasti walau hanya dengan perenungan pikiran sederhana padanya, ia dapat dibuktikan dengan pembuktian yang tidak me-nerima keraguan dan kerancuan tentang benarnya apa yang disam-paikan oleh para rasul, seperti akan dihidupkannya kembali ma-nusia. Dan tidak setiap orang mengarahkan pikirannya ke sana dan konsentrasi merenungkannya. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "Akan tetapi kebanyakan manusia tiada me-ngetahui." Maka dari itu mereka tidak mengambil pelajaran, dan tidak pula mereka menghiraukannya.