Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nisaa
Sūrah 4

An-Nisaa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 167

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ قَدْ ضَلُّوا۟ ضَلَـٰلًۢا بَعِيدًا 167

(167) Ketika Allah telah mengabarkan tentang dakwah para rasul , dan mengabarkan tentang dakwah penutup mereka, Muhammad ﷺ, lalu Allah dan para malaikat juga bersaksi atasnya, maka itu mengharuskan kokohnya perkara yang telah ditetapkan dan disaksikan. Karena itu wajiblah mereka diyakini, diimani, dan diikuti. Kemudian Allah mengancam orang yang kufur kepada mereka (para Rasul) seraya berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manu-sia) dari jalan Allah," maksudnya, mereka menggabungkan pada diri mereka antara kufur dengan merintangi manusia dari jalan Allah, mereka itu adalah para pemimpin kekufuran dan penyeru-penyeru kesesatan, ﴾ قَدۡ ضَلُّواْ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ﴿ "mereka benar-benar telah sesat sejauh-jauhnya." Kesesatan apalagi yang lebih besar dari kesesatan dirinya dan menyesatkan orang lain, lalu ia kembali dengan dua dosa, pulang dengan dua kerugian dan lenyap darinya dua petunjuk.