Az-Zumar
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
قِيلَ ٱدْخُلُوٓا۟ أَبْوَٰبَ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى ٱلْمُتَكَبِّرِينَ 72
(72) Maka dikatakan kepada mereka seraya mencela dan menghina ﴾ ٱدۡخُلُوٓاْ أَبۡوَٰبَ جَهَنَّمَ ﴿ "Masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam itu." Setiap golongan masuk lewat pintu yang sesuai dengannya dan sejalan dengan amal perbuatannya ﴾ خَٰلِدِينَ فِيهَاۖ ﴿ "sedang kamu kekal di dalamnya" selama-lamanya. Mereka tidak dikeluarkan dari-nya dan tidak pula azab itu dihentikan sesaat pun, dan tidak pula mereka diberi tangguhan waktu. ﴾ فَبِئۡسَ مَثۡوَى ٱلۡمُتَكَبِّرِينَ ﴿ "Maka Neraka Jahanam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri." Maksudnya, seburuk-buruk tempat adalah neraka, tempat tinggal mereka. Yang demikian itu disebabkan karena mereka telah menyom-bongkan diri terhadap kebenaran, maka dari itu Allah memberikan pembalasan kepada mereka dari jenis perbuatan mereka sendiri, yaitu dihinakan, dinistakan, dan dicampakkan.