Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zumar
Sūrah 39

Az-Zumar

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 61

وَيُنَجِّى ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ ٱلسُّوٓءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ 61

(61) Setelah Allah menjelaskan kondisi orang-orang yang menyombongkan diri, Allah kemudian menjelaskan kondisi orang-orang yang bertakwa, seraya berfirman, ﴾ وَيُنَجِّي ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ بِمَفَازَتِهِمۡ ﴿ "Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena keme-nangan mereka," maksudnya, karena keselamatan mereka. Hal itu terjadi karena mereka mempunyai alat (bekal) keselamatan, yaitu takwa kepada Allah سبحانه وتعالى, yang merupakan perbekalan dalam setiap kondisi susah dan kesempitan, yaitu ﴾ لَا يَمَسُّهُمُ ٱلسُّوٓءُ ﴿ "mereka tidak akan disentuh oleh keburukan," maksudnya, oleh azab yang berakibat buruk bagi mereka, ﴾ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ﴿ "dan tidak pula mereka berduka cita." Dengan demikian Allah menafikan sentuhan azab dan rasa takut dari mereka. Ini adalah puncak rasa damai. Mereka mem-peroleh rasa aman yang sempurna yang selalu menyertai mereka hingga mengantarkan mereka ke Darus Salam (negeri kedamaian), maka pada saat mereka benar-benar aman dari segala keburukan dan segala yang tidak dikehendaki, mereka selalu diliputi oleh berbagai kenikmatan dan mereka mengatakan, ﴾ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَذۡهَبَ عَنَّا ٱلۡحَزَنَۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٞ شَكُورٌ 34 ﴿ "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa duka cita dari kami. Sesungguhnya Rabb kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (Fathir: 34).