Az-Zumar
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أَوَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ 52
(52) Setelah Allah menjelaskan bahwasanya mereka terpe-daya dengan harta benda dan mereka mengklaim berdasarkan ke-bodohannya bahwasanya (nikmat yang diberikan kepada mereka itu) membuktikan baiknya kondisi pemiliknya, maka Allah سبحانه وتعالى mengabarkan kepada mereka bahwa rizkiNya tidak menunjukkan kepada yang demikian, dan sesungguhnya Allah, ﴾ يَبۡسُطُ ٱلرِّزۡقَ لِمَن يَشَآءُ ﴿ "melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki" di antara hamba-hambaNya, yang shalih ataupun yang durhaka, ﴾ وَيَقۡدِرُۚ ﴿ "dan me-nyempitkan" rizki, artinya, menyempitkan rizki bagi siapa saja di antara hambaNya yang shalih atau yang durhaka. Jadi rizki Allah itu diberikan sama kepada semua manusia, sedangkan iman dan amal shalih diistimewakan hanya kepada manusia-manusia terbaik. ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman." Maksudnya, Allah melapangkan rizki dan menahannya; karena mereka mengetahui bahwa semua itu kembali kepada hikmah (kebijaksanaan) dan rahmat(Nya); dan mengetahui bahwa Dia lebih mengetahui tentang kondisi hamba-hambaNya. Kadang-kadang Dia menyempitkan rizkiNya terhadap mereka karena sifat lembutNya kepada mereka, sebab kalau seandainya Dia melapangkannya, niscaya mereka akan berbuat congkak di muka bumi ini. Jika demikian, maka itu berarti Allah تعالى dalam memberikan rizki tersebut selalu memperhatikan kebaikan agama mereka yang merupakan materi dasar kebahagiaan dan keberuntungan mereka. Wallahu a'lam.