Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Saad
Sūrah 38

Saad

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 29

كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ إِلَيْكَ مُبَـٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَـٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ 29

(29) ﴾ كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah." Di dalamnya terkandung banyak kebaikan dan ilmu yang banyak. Dan di dalamnya terdapat setiap petunjuk dari kesesatan, penawar dari segala penyakit dan cahaya yang dapat dijadikan penerang di dalam berbagai kegelapan serta segala hukum yang dibutuhkan oleh orang-orang mukallaf. Dan di dalamnya juga terdapat dalil-dalil qath'i (pasti) untuk segala hal yang diinginkan, yang menjadikannya sebagai suatu kitab pa-ling agung yang pernah mengetuk dunia ini semenjak diciptakan oleh Allah, ﴾ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِۦ ﴿ "supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya." Maksudnya, inilah hikmah diturunkannya al-Qur`an ini, yaitu agar manusia merenungkan ayat-ayatnya lalu mereka mendapatkan ilmunya, dan agar mereka menghayati rahasia-rahasia dan hikmah-hikmahnya. Sebab sesungguhnya dengan menghayatinya, mere-nungkan makna-maknanya dan kembali memikirnya secara ber-ulang-ulang akan diketahui berkah dan kebaikan di dalamnya. Ini menunjukkan anjuran (himbauan) untuk menghayati dan mere-nungkan al-Qur`an, dan ia termasuk amal yang paling utama, dan bahwa bacaan yang disertai dengan penghayatan itu lebih utama daripada bacaan cepat yang maksud seperti ini tidak akan bisa dicapai. ﴾ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ ﴿ "Dan supaya orang-orang yang mempunyai pikiran mendapat pelajaran," maksudnya, orang-orang yang berakal sehat. Dengan perenungan dan penghayatan yang mereka lakukan itu mereka dapat mempelajari berbagai ilmu dan segala apa yang dicari. Ini membuktikan bahwa pelajaran dan manfaat dari al-Qur`an itu dapat diperoleh tergantung kepada daya akal dan pikiran seseorang.