As-Saaffaat
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ 60
(60) Setelah Allah menjelaskan kenikmatan surga dan me-nguraikannya dengan uraian yang sangat indah, maka kemudian Dia memujinya dan merangsang orang-orang yang beramal shalih dan memacu mereka supaya beramal untuk meraihnya, seraya berfirman, ﴾ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ ﴿ "Sesungguhnya ini benar-benar kemena-ngan yang besar," yang dengannya mereka bisa memperoleh segala kebaikan yang diinginkan dan didambakan oleh jiwa, dan dengan-nya segala yang berbahaya dan tidak disuka akan tertolak. Maka apakah ada lagi kemenangan yang dicari di atas itu, ataukah itu puncak dari segala tujuan dan akhir dari segala harapan, di mana ridha dari Rabb Penguasa langit dan bumi menyelimuti mereka, mereka bahagia karena bisa dekat denganNya, mereka merasakan kenikmatan mengenalNya, sangat berbahagia karena bisa melihat-Nya, dan sangat menikmati FirmanNya?!