Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yaseen
Sūrah 36

Yaseen

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 83

فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ 83

(83) ﴾ فَسُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Maka Mahasuci Allah yang di TanganNya kekuasaan atas segala sesuatu." Ini adalah dalil keenam. Sebab sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى adalah Maharaja lagi Maha Pemilik segala sesuatu, yang semua apa yang tinggal di alam atas dan alam bawah adalah milikNya, hamba yang ditundukkan lagi dikendali-kan, Dia berbuat apa saja terhadap mereka berdasarkan ketetapan-ketetapanNya yang bersifat kebijaksanaan dan hukum-hukumnya yang bersifat syar'i serta yang bersifat jaza`i (balasan). Maka peng-hidupan kembali orang-orang yang sudah mati untuk member-lakukan hukum balasanNya terhadap mereka merupakan bagian dari kesempurnaan kemaharajaanNya. Maka dari itu Allah berfir-man, ﴾ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ﴿ "Dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan," tidak bisa diragukan dan tidak pula bisa dielakkan lagi karena sudah sangat banyak argumen-argumen yang pasti (telak) dan dalil-dalil yang tegas yang membuktikan semua itu. Maka Mahasuci Allah yang telah menjadikan petunjuk, penawar, dan cahaya di dalam Firman-Nya.

Selesailah tafsir surat Yasin. Maka segala puji bagi Allah سبحانه وتعالى sebagaimana mestinya yang sesuai dengan kebesaranNya, bagiNya segala sanjungan sebagai-mana pantas bagi kesempurnaanNya, dan hanya bagiNya-lah kemu-liaan sebagaimana tuntutan keaguangan dan kebesaranNya. Semoga shalawat dan salam Dia limpahkan kepada Nabi Muhammad a.