Al-Ahzaab
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَآ أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَـٰكِن رَّسُولَ ٱللَّهِ وَخَاتَمَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًا 40
(40) Maksudnya, Rasul ﴾ مُحَمَّدٌ ﴿ "Muhammad a," itu sekali-kali bukanlah ﴾ أَبَآ أَحَدٖ مِّن رِّجَالِكُمۡ ﴿ "bapak dari seorang laki-laki dari kalian" wahai umat Islam. Di sini Allah memutus intisabnya Zaid bin Haritsah kepada beliau melalui ayat ini. Ketika penafian ini bersifat umum dalam seluruh kondisi, jika redaksi ayat diberlakukan sesuai dengan zahirnya lafazh; maksudnya, tidak ada predikat ke-bapak-an karena nasab ataupun ke-bapak-an karena adopsi, padahal su-dah dimaklumi bahwa Rasulullah a itu adalah bapak bagi seluruh kaum yang beriman, dan istri-istri beliau adalah ibu mereka, maka dijagalah dari dimasukkannya jenis ini kepada keumuman larangan tersebut. Maka Allah berfirman, ﴾ وَلَٰكِن رَّسُولَ ٱللَّهِ وَخَاتَمَ ٱلنَّبِيِّـۧنَۗ ﴿ "Tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi," maksudnya, inilah kedu-dukan beliau, yaitu kedudukan (martabat) sebagai orang yang ditaati, diikuti, dijadikan panutan, dipercaya yang harus meng-utamakan cinta kepadanya atas kecintaan kepada siapa pun; dia sangat tulus kepada mereka, yang bagi kaum beriman, karena kebaikan dan ketulusannya, hingga seakan-akan dia (Rasulullah a) adalah bapak mereka. ﴾ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا ﴿ "Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" maksudnya, Ilmu pengetahuan Allah telah meliputi segala sesuatu, Dia tahu di mana dan kapan menetapkan risalahNya, dan tahu siapa pula yang laik untuk menerima karuniaNya, serta siapa pula yang tidak laik untuknya.