Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ahzaab
Sūrah 33

Al-Ahzaab

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 23

مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا۟ مَا عَـٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُۥ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبْدِيلًا 23

(23) Dan ketika Allah menyebutkan bahwasanya orang-orang munafik telah berjanji kepada Allah untuk tidak berpaling (melarikan diri) dan mereka telah membatalkan janji tersebut, maka Allah menyebutkan sikap tepat janji kaum Mukminin, seraya ber-firman, ﴾ مِّنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ رِجَالٞ صَدَقُواْ مَا عَٰهَدُواْ ٱللَّهَ عَلَيۡهِۖ ﴿ "Di antara orang-orang Mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah," maksudnya, mereka menunaikannya, melaksanakan dan menyempurnakannya. Mereka pun mengorbankan jiwa raga me-reka di dalam keridhaanNya dan mereka mendermakan jiwa me-reka di dalam ketaatan kepadaNya. ﴾ فَمِنۡهُم مَّن قَضَىٰ نَحۡبَهُۥ ﴿ "Maka di antara mereka ada yang gugur," maksudnya, menuntaskan keinginan dan harapannya serta hak yang menjadi tanggungannya. Lalu dia ter-bunuh fi sabilillah atau meninggal dalam keadaan sudah melaksana-kan kewajibannya, tanpa mengurangi sedikitpun, ﴾ وَمِنۡهُم مَّن يَنتَظِرُۖ ﴿ "dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu," penyempurnaan kewajibannya. Ia sedang menunaikan apa yang menjadi kewa-jibannya dan sedang memenuhi keinginannya, namun dia belum menuntaskannya; sedangkan ia berharap bisa menyempurnakan-nya, berupaya dan bersungguh-sungguh untuk hal itu. ﴾ وَمَا بَدَّلُواْ تَبۡدِيلٗا ﴿ "Dan mereka sedikitpun tidak merubah," seperti kelompok yang lain (kaum munafikin) telah merubahnya. Malah mereka tetap berpegang pada janji, mereka tidak berpaling dan tidak pula merubah. Mereka itulah sosok orang-orang besar yang sejati, sedangkan orang-orang selain mereka, raganya adalah raga manusia jantan, sedangkan sifat-sifat mereka sungguh sangat jauh dari sifat-sifat orang-orang besar.