As-Sajda
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا نَسُوقُ ٱلْمَآءَ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِۦ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَـٰمُهُمْ وَأَنفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ 27
(27) ﴾ أَوَلَمۡ يَرَوۡاْ ﴿ "Dan apakah mereka tidak memperhatikan" de-ngan pandangan mata mereka nikmat dan kesempurnaan hikmah Kami, ﴾ أَنَّا نَسُوقُ ٱلۡمَآءَ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡجُرُزِ ﴿ "bahwasanya Kami menghalau air ke bumi yang tandus" yang sama sekali tidak ada tumbuh-tumbuhan-nya. Lalu Allah menghalau hujan yang sebelumnya tidak ada padanya, lalu Dia menumpahkannya padanya dari awan atau dari sungai-sungai, ﴾ فَنُخۡرِجُ بِهِۦ زَرۡعٗا ﴿ "lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman," yakni, tumbuh-tumbuhan yang beraneka macam, ﴾ تَأۡكُلُ مِنۡهُ أَنۡعَٰمُهُمۡ ﴿ "yang darinya binatang-binatang ternak mereka makan" yaitu, tumbuh-tumbuhan, makanan, binatang ternak, ﴾ وَأَنفُسُهُمۡۚ ﴿ "dan makanan mereka sendiri," yaitu yang menjadi makanan manusia, ﴾ أَفَلَا يُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah mereka tidak memperhatikan," nikmat tersebut yang dengannya Allah سبحانه وتعالى menghidupkan negeri dan manusia. Lalu mereka mengambil pelajaran dan dengan pandangan dan pikiran yang mendalam itu mereka mengambil petunjuk kepada jalan yang lurus? Akan tetapi kebutaan telah menguasai mereka dan kelalaian telah menutupi mereka, sehingga mereka tidak dapat melihat pada-nya dengan pandangan orang-orang lelaki. Mereka hanya melihat kepadanya dengan penglihatan kelalaian dan hanya sekedar ke-biasaan, maka dari itu mereka tidak mendapat bimbingan kepada kebaikan.