Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Sūrah 30

Ar-Room

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 58–59

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍ ۚ وَلَئِن جِئْتَهُم بِـَٔايَةٍ لَّيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا مُبْطِلُونَ 58 كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ ٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ 59

(58-59) ﴾ وَلَقَدۡ ضَرَبۡنَا ﴿ "Dan sesungguhnya telah Kami buat pe-rumpamaan," karena perhatian, rahmat, kelembutan, dan kebaikan pengajaran Kami ﴾ لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٖۚ ﴿ "dalam al-Qur`an ini segala macam perumpamaan untuk manusia," dengannya berbagai pengetahuan (kebenaran) menjadi jelas, berbagai perkara dapat diketahui dan dengannya hujjah menjadi terputus. Ini umum dalam semua perumpamaan yang dibuat oleh Allah dalam rangka mempermudah berbagai persoalan yang logis dengan yang empirik (nyata), dan di dalam menginformasikan tentang apa yang akan terjadi dan menjelaskan hakikatnya hingga seakan-akan ia telah terjadi. Di antaranya yang ada di sini adalah penjelasan Allah سبحانه وتعالى tentang apa yang akan terjadi pada Hari Kiamat dan keadaan orang-orang yang berdosa pada saat itu serta betapa dahsyatnya penyesalan mereka, dan bahwa sesungguhnya tidak ada udzur dan cercaan yang diterima dari mereka. Akan tetapi orang-orang kafir nan zhalim tidak mau kecuali sikap menentang kebenaran yang sangat jelas itu. Maka dari itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَئِن جِئۡتَهُم بِـَٔايَةٖ ﴿ "Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat," ayat apa saja yang membuktikan kebenaran ajaran yang engkau bawa, ﴾ لَّيَقُولَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا مُبۡطِلُونَ ﴿ "pastilah orang-orang yang kafir itu ber-kata, 'Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka'." Maksudnya, mereka mengatakan kepada kebenaran itu, "Itu adalah kepalsuan." Ini semua karena kekafiran dan kelancangan mereka serta karena Allah telah mengunci rapat hati mereka dan kebodohan mereka yang berlebihan. Maka dari itu, Allah سبحانه وتعالى berfir-man, ﴾ كَذَٰلِكَ يَطۡبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang yang tidak mau mengetahui." Maka ia tidak bisa dimasuki oleh kebaikan, dan ia pun tidak dapat mengetahui sesuatu sebagaimana adanya, malah melihat yang haq sebagai kepalsuan, dan yang palsu menjadi yang haq.