Al-Ankaboot
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
بَلْ هُوَ ءَايَـٰتٌۢ بَيِّنَـٰتٌ فِى صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَـٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّـٰلِمُونَ 49
(49) Maksudnya, bahkan sebenarnya al-Qur`an ini,﴾ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ ﴿ "adalah ayat-ayat yang nyata" tidak tersembunyi, ﴾ فِي صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَۚ ﴿ "di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu," mereka adalah para pemuka manusia dan kaum cendikia mereka, dan mereka ada-lah orang-orang yang berakal lagi sempurna di antara mereka. Lalu apabila al-Qur`an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang seperti mereka, maka mereka menjadi hujjah atas orang-orang selain mereka. Maka ketidakpercayaan selain mereka (terhadap al-Qur`an) tidak berarti apa pun (tidak berbahaya), dan hal itu tidak akan terjadi kecuali karena kezhaliman. Maka dari itu, Allah berfirman, ﴾ وَمَا يَجۡحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّٰلِمُونَ ﴿ "Dan tidaklah yang mengingkari ayat-ayat Kami melainkan orang-orang yang zhalim," sebab tidak mengingkari al-Qur`an ini kecuali orang jahil, yang berbicara tanpa landasan ilmu dan tidak berpedoman kepada para ahli ilmu, padahal dia mempunyai kemampuan untuk mengenalnya dengan yang sebenarnya. Adapun orang yang ber-pura-pura jahil (bodoh) yang mengetahui bahwa al-Qur`an itu benar, maka dia pasti menolaknya; yang mengetahui kebenarannya, maka pasti ia menyalahinya.