An-Noor
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
لَّقَدْ أَنزَلْنَآ ءَايَـٰتٍ مُّبَيِّنَـٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ 46
(46) Maksudnya, sungguh Kami telah merahmati hamba-hamba Kami dan menurunkan kepada mereka ayat-ayat yang terang, yaitu begitu jelas petunjuknya tentang seluruh orientasi-orientasi syar'i dan adab-adab yang terpuji serta berbagai pengeta-huan yang sarat petunjuk sehingga menjadi jelaslah jalan-jalan tersebut, menjadi jelaslah (perbedaan) antara petunjuk dari kese-satan, dan hidayah dari kesesatan. Tiada tersisa sedikit syubhat pun untuk membatalkan hal yang berkaitan dengannya, sehingga tiada suatu syubhat sekecil apa pun (yang dapat dijadikan pegangan) oleh orang yang ingin merontokkannya dan tidak ada kerancuan bagi pencari kebenaran. Karena ia turun dari Dzat Yang Mahasem-purna ilmu, rahmat dan penjelasanNya, tidak ada penjelasan (yang lebih terang) setelah penjelasanNya. Tujuannya, agar binasalah orang yang binasa dengan keterangan yang nyata dan (supaya) tetap hiduplah orang yang hidup dengan bukti yang nyata. ﴾ وَٱللَّهُ يَهۡدِي مَن يَشَآءُ ﴿ "Dan Allah memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya," dari kalangan orang-orang yang (sebelumnya) telah diputuskan ketetapan baik baginya dan berpijak b e n a r ﴾ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴿ "kepada jalan yang lurus," yaitu jalan yang terang (yang pintas) yang menghantarkan kepada Allah dan kepada tempat kemuliaanNya (surga), jalan yang berisi ilmu tentang kebenaran dan pengutamaan serta pengamalan kebenaran. Allah memerata-kan keterangan yang sempurna bagi semua makhlukNya dan mengistimewakan dengan (pemberian) hidayah bagi orang-orang yang Dia kehendaki. Inilah karunia dan kebaikanNya. Dan karunia Allah tidak akan terputus. Itulah keadilanNya, memotong hujjah bagi orang yang berdalih. Allah lebih mengetahui di mana mele-takkan sumber-sumber kebaikanNya.