Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Noor
Sūrah 24

An-Noor

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 44

يُقَلِّبُ ٱللَّهُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّأُو۟لِى ٱلْأَبْصَـٰرِ 44

(44) ﴾ يُقَلِّبُ ٱللَّهُ ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّهَارَۚ ﴿ "Allah mempergantikan malam dan siang," dari cuaca panas ke hawa dingin, dan dari hawa dingin ke suasana panas, dari malam ke siang dan dari siang ke malam, dan memutar hari-hari di antara para hambaNya. ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةٗ لِّأُوْلِي ٱلۡأَبۡصَٰرِ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan," yaitu para pemilik mata hati dan akal yang mampu menembus perkara-perkara yang diinginkan, sebagaimana pandangan mata mengenai obyek-obyek konkret inderawi. Orang yang memiliki penglihatan mata hati menyaksikan makhluk-makhluk ciptaan ini dengan pandangan perenungan, berpikir dan penghayatan tentang tujuan (penciptaan) dan (kegu-naan)nya. Sementara itu, orang yang berpaling lagi bodoh, pan-dangannya kepada ciptaan Allah adalah pandangan kelalaian, ibarat pandangan hewan-hewan ternak.