Al-Muminoon
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَـٰطِينِ 97 وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ 98
(97-98) Adapun bila pihak yang berbuat jahat berasal dari kalangan setan, sikap baik tidak berguna baginya. Tidaklah setan menyeru kelompoknya melainkan agar mereka menjadi penghuni Neraka Sa'ir. Strategi saat menghadapinya adalah, memohon pe-tunjuk dengan metode yang Allah ajarkan kepada RasulNya. Allah berfirman, ﴾ وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ ﴿ "Dan katakanlah, 'Ya Rabbku, aku berlindung kepadaMu'." [Maksudnya aku memohon perlindungan dengan daya dan kekuatanMu, dengan berlepas diri dari daya dan kekuatanku]. ﴾ مِنۡ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ 97 وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحۡضُرُونِ ﴿ "dari bisikan-bisikan setan dan aku berlindung kepadaMu ya Rabbku dari kedatangan mereka kepadaku," maksudnya, aku memohon perlindungan dari kejelekan yang menimpaku lantaran interaksi, bisikan dan pengaruh mereka, dan dari kejelekan yang muncul dari wujud dan tiupan was-was mereka. Ini merupakan permohonan perlindungan dari materi yang buruk secara keseluruhan dan sumbernya. Termasuk juga memohon per-lindungan dari bermacam godaan setan, yang berbentuk pengaruh dan tiupan was-wasnya. Bila Allah telah menjaga seorang hamba dari kejelekan ini dan menyambut doanya, maka dia selamat dari setiap kejelekan, dan memperoleh taufik untuk menjalankan ke-baikan.