Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
Sūrah 23

Al-Muminoon

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 32

فَأَرْسَلْنَا فِيهِمْ رَسُولًا مِّنْهُمْ أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُۥٓ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ 32

(32) ﴾ فَأَرۡسَلۡنَا فِيهِمۡ رَسُولٗا مِّنۡهُمۡ ﴿ "Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri," yang berasal dari bangsa mereka. Mereka mengetahui silsilah nasab, kedudukan sosial, dan kejujur-annya agar mereka lebih segera patuh lantaran berasal dari orang-orang kalangan mereka sendiri dan lebih menghilangkan antipati mereka. Beliau menyerukan kepada sasaran seperti (inti sari) dakwah yang diserukan oleh para rasul kepada para umat mereka, ﴾ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ ﴿ "Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada tuhan (yang haq) selain dariNya." Mereka semua telah bersepakat tentang dakwah (tauhid) ini. Ini adalah dakwah yang pertama kali mereka serukan kepada para umat mereka; (yaitu) perintah untuk beribadah kepada Allah saja dan pemberitahuan bahwa Dia adalah Dzat yang paling berhak diibadahi serta larangan dari menyembah selainNya, dan pemberitahuan kebatilan dan kerusakan peribadahan kepada selainNya. Oleh sebab itu, Allah berfirman, ﴾ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)," yaitu kepada Rabb kalian, sehingga meninggalkan berhala-berhala dan patung-patung itu.