Al-Muminoon
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
قَدْ أَفْلَحَ ٱلْمُؤْمِنُونَ 1
Ini merupakan sanjungan dari Allah, dengan menyebutkan hamba-hambaNya yang beriman dan menceritakan keberuntung-an dan kebahagiaan mereka serta cara yang menyebabkan mereka memperolehnya. Termasuk dalam hal itu adalah anjuran untuk menyerupakan diri dengan sifat-sifat mereka dan pengarahan untuk menyukainya. Hendaknya, seorang hamba dan orang lain memban-dingkan dirinya dengan kandungan ayat-ayat ini. Melalui metode ini, akan terdeteksi sejauh mana keimanan yang menyertai dirinya dan orang lain, dari sisi peningkatan maupun pengenduran, sema-kin berat maupun semakin ringan.
(1) Firman Allah تعالى, ﴾ قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴿ "Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman itu," maksudnya mereka telah memperoleh kemenangan, kebahagiaan dan keberuntungan serta telah berhasil menggapai apa yang dicita-citakan. Mereka adalah kaum Mukminin yang telah beriman kepada Allah dan membenarkan para utusan Allah.