Al-Baqara
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ لَوْ يَرُدُّونَكُم مِّنۢ بَعْدِ إِيمَـٰنِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِم مِّنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَٱعْفُوا۟ وَٱصْفَحُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ 109
(109) Kemudian Allah mengabarkan tentang sifat hasad sebagian besar dari orang-orang ahli Kitab dan bahwasanya kondisi tersebut memuncak hingga mereka berkeinginan,﴾ لَوۡ يَرُدُّونَكُم مِّنۢ بَعۡدِ إِيمَٰنِكُمۡ كُفَّارًا ﴿ "agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman," dan mereka berusaha untuk itu, dan meng-gunakan segala tipu daya, namun tipu daya mereka itu kembali kepada mereka sendiri, sebagaimana Allah berfirman, ﴾ وَقَالَت طَّآئِفَةٞ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ ءَامِنُواْ بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَجۡهَ ٱلنَّهَارِ وَٱكۡفُرُوٓاْ ءَاخِرَهُۥ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ 72 ﴿ "Segolongan (lain) dari ahli Kitab berkata (kepada sesamanya), 'Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada al-Qur`an yang ditu-runkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada per-mulaan siang, dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang Mukmin) kembali (kepada kekafiran)'." (Ali Imran: 72). Ini adalah kedengkian mereka yang timbul dari diri mereka sendiri, lalu Allah memerintahkan kepada mereka untuk membalas orang-orang yang sangat berlaku buruk terhadap mereka dengan cara memaafkan mereka dan berlapang dada hingga datang keten-tuan Allah, kemudian setelah itu datanglah ketentuan Allah kepada mereka agar berjihad, maka Allah menenangkan hati orang-orang yang beriman di antara mereka. Mereka memerangi orang-orang yang telah memerangi, mereka menawan orang-orang yang telah menawan dan mereka mengusir orang-orang yang telah mengusir. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala se-suatu."