Maryam
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
فَلَا تَعْجَلْ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمْ عَدًّا 84
(84) ﴾ فَلَا تَعۡجَلۡ عَلَيۡهِمۡۖ ﴿ "Maka janganlah kamu tergesa-gesa (me-mintakan siksa) terhadap mereka," yaitu siksa terhadap orang-orang kafir yang meminta disegerakan azab. ﴾ إِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمۡ عَدّٗا 84 ﴿ "Karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti," maksudnya, mereka men-dapatkan hari-hari yang telah ditentukan, tidak bisa diajukan dan tidak bisa ditunda. Kami menunda azab bagi mereka dan bersikap lunak untuk beberapa saat saja agar mereka (dapat) memperhati-kan ayat-ayat Allah. Sampai ketika tidak berfungsi lagi kesempatan itu buat mereka, niscaya Kami akan menyiksa mereka dengan sik-saan Dzat Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.