Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Israa
Sūrah 17

Al-Israa

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 48

ٱنظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا۟ لَكَ ٱلْأَمْثَالَ فَضَلُّوا۟ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًا 48

(48) Allah تعالى berfirman, ﴾ ٱنظُرۡ ﴿ "Lihatlah," dengan keheranan. ﴾ كَيۡفَ ضَرَبُواْ لَكَ ٱلۡأَمۡثَالَ ﴿ "Bagaimana mereka membuat perumpamaan-perum-pamaan terhadapmu," yang merupakan perumpamaan paling sesat dan paling jauh dari kebenaran ﴾ فَضَلُّواْ ﴿ "karena itu mereka menjadi sesat," dalam masalah itu, atau menjadi faktor penyebab kesesatan mereka. Hal ini disebabkan mereka sendiri yang melandasi urusan mereka di atas pondasi kesesatan. Maka, suatu perkara yang diba-ngun di atas kerusakan, akan lebih parah kerusakannya. Maka me-reka tidak menemukan ﴾ سَبِيلٗا ﴿ "jalan (kebenaran)," maksudnya me-reka tidak mendapat petunjuk apa pun. Maka jatah bagi mereka adalah kesesatan yang utuh dan kezhaliman yang murni.