An-Nahl
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَلَا تَشْتَرُوا۟ بِعَهْدِ ٱللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ إِنَّمَا عِندَ ٱللَّهِ هُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ 95
(95) Allah تعالى memperingatkan para hambaNya dari (tin-dakan) membatalkan janji-janji dan sumpah-sumpah karena (ingin mendapatkan) kenikmatan dan kekayaan dunia. Allah berfirman, ﴾ وَلَا تَشۡتَرُواْ بِعَهۡدِ ٱللَّهِ ثَمَنٗا قَلِيلًاۚ ﴿ "Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah dengan harga yang sedikit (murah)," yaitu kalian mendapatkan dunia (ditukar) dengan membatalkan dan tidak menepatinya. ﴾ إِنَّمَا عِندَ ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah," berupa balasan se-gera (di dunia) dan ganjaran menyusul (di akhirat) adalah bagi orang yang lebih mengutamakan ridha Allah dan menepati apa yang telah dia tetapkan kepada Allah ﴾ هُوَ خَيۡرٞ لَّكُمۡ ﴿ "itulah yang lebih baik bagimu," daripada kenikmatan dunia yang fana ﴾ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ﴿ "jika kamu mengetahui."