Ar-Ra'd
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَفِى ٱلْأَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجَـٰوِرَٰتٌ وَجَنَّـٰتٌ مِّنْ أَعْنَـٰبٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَىٰ بِمَآءٍ وَٰحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍ فِى ٱلْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ 4
(4) ﴾ و َ ﴿ "Dan," di antara tanda kebesaran Allah yang menun-jukkan kesempurnaan kekuasaan dan keistimewaan ciptaanNya, Dia menjadikan ﴾ ف ِ ي ٱلۡأَرۡضِ قِطَعٞ مُّتَجَٰوِرَٰتٞ وَجَنَّٰتٞ ﴿ "di bumi ini bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun," di dalamnya terdapat berbagai macam pepohonan, berupa pohon anggur, kurma, biji-bijian dan lain-lain. Ada pohon kurma yang sebagiannya ﴾ صِنۡوَانٞ ﴿ "bercabang-cabang," artinya beberapa batang pohon berada di atas satu pongkol tanaman ﴾ وَغَيۡرُ صِنۡوَانٖ ﴿ "yang tidak bercabang-cabang," maksudnya setiap pohon berada pada pongkolnya masing-masing. Semuanya ﴾ يُسۡقَىٰ بِمَآءٖ وَٰحِدٖ ﴿ "disirami dengan air yang sama," dan tanahnya pun sejenis. ﴾ وَنُفَضِّلُ بَعۡضَهَا عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلۡأُكُلِۚ ﴿ "Kami melebihkan sebagian tanaman itu di atas sebagian tanaman yang lain tentang rasanya," dalam aspek warna, cita rasa, manfaat, dan tingkat kelezatan. Ada jenis tanah yang baik (subur), bisa menumbuhkan ilalang dan rerumputan yang banyak, bermacam pohon dan tanaman. Ada tanah yang berada di dekat tanah tadi, (namun) tidak bisa menumbuhkan tanaman atau-pun menyimpan cadangan air. Ada tanah yang mampu menyimpan suplai air, namun tidak mampu menumbuhkan ilalang. Ada tanah yang lain mampu menumbuhkan tanaman biji-bijian dan berbagai pepohonan, namun tidak menumbuhkan rumput ilalang. Buah ini begitu manis, sementara buah itu pahit. Dan buah yang lain rasanya sedang-sedang saja. Apakah keanekaragaman ini muncul dari dzat-nya itu sendiri dan karakteristiknya, ataukah merupakan ketentuan dari al-Aziz ar-Rahim (Dzat Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang)? ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir," mak-sudnya bagi orang-orang yang mempunyai akal pikiran yang meng-antarkan mereka menuju hal-hal yang bermanfaat bagi mereka dan mengajak mereka kepada kematangan hidayah dan berpikir tentang Allah, berupa pesan-pesan, perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya. Adapun orang-orang yang kerap berpaling dan orang-orang yang berpikiran tumpul, maka mereka berada dalam kubangan ke-gelapan tanpa mengetahui apa-apa, berjalan mondar-mandir dalam kesesatan mereka, tidak mendapatkan jalan petunjuk kepada Rabb mereka, dan tidak memahami ucapan-ucapanNya. 9