Yusuf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
قَالَ هَلْ عَلِمْتُم مَّا فَعَلْتُم بِيُوسُفَ وَأَخِيهِ إِذْ أَنتُمْ جَـٰهِلُونَ 89
(89) Ketika permasalahan menjadi genting dan mencapai puncaknya, Yusuf betul-betul merasa iba terhadap mereka, dan memperkenalkan dirinya kepada mereka sambil menegur mereka, ﴾ هَلۡ عَلِمۡتُم مَّا فَعَلۡتُم بِيُوسُفَ وَأَخِيهِ ﴿ "Apakah kamu mengetahui (kejelekan) apa yang telah kamu lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya", adapun tindakan mereka kepada Yusuf, maka sudah jelas. Sedangkan tentang sauda-ranya, maka boleh jadi (karena) –wallahu a'lam- perkataan mereka, ﴾ إِن يَسۡرِقۡ فَقَدۡ سَرَقَ أَخٞ لَّهُۥ مِن قَبۡلُۚ ﴿ "Jika dia mencuri, maka sungguh telah pernah mencuri pula sauda-ranya sebelum ini."(Yusuf: 77). Atau, faktor penyebab terpisahnya Bunyamin dari ayahnya dan sumber kejadian itu adalah mereka ﴾ إِذۡ أَنتُمۡ جَٰهِلُونَ ﴿ "ketika kamu tidak mengetahui (akibat) perbuatanmu itu", ini semacam bentuk to-leransi bagi mereka yang disebabkan oleh tindakan bodoh mereka, atau merupakan upaya menjelek-jelekkan mereka lantaran melaku-kan perbuatan orang-orang yang bodoh, meskipun perbuatan itu tidak pantas dan tidak layak bagi mereka.