Yusuf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ ٱلْقَصَصِ بِمَآ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ وَإِن كُنتَ مِن قَبْلِهِۦ لَمِنَ ٱلْغَـٰفِلِينَ 3
(3) ﴾ نَحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ أَحۡسَنَ ٱلۡقَصَصِ ﴿ "Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik", ditinjau dari keotentikannya dan pengungkapan-nya yang mengalir dengan halus dan keelokan makna-maknanya ﴾ بِمَآ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانَ ﴿ "dengan mewahyukan al-Qur`an ini kepadamu", dengan kandungan yang dicakup oleh al-Qur`an yang Kami wahyu-kan kepadamu dan Kami telah memuliakan dirimu di atas segenap para nabi. Ini merupakan anugerah murni dan limpahan kebaikan dari Allah. ﴾ وَإِن كُنتَ مِن قَبۡلِهِۦ لَمِنَ ٱلۡغَٰفِلِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya kamu se-belum (Kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui", engkau tidak tahu apakah al-Kitab itu, dan apakah hakikat keimanan itu, sebelum Allah mewahyukan (wahyu) kepada-mu. Namun Kami menjadikannya sebagai lentera cahaya. Dengan itu, Kami memberi hidayah kepada orang yang Kami kehendaki dari hamba-hamba Kami. Ketika Dia memuji kandungan kisah yang ada pada al-Qur`an, yang merupakan kisah terbaik secara mutlak, maka tidak ada satu kisah pun dalam kitab-kitab (lain) yang sebanding tingkatannya de-ngan kisah al-Qur`an ini, maka Allah mengetengahkan kisah Nabi Yusuf dan ayah serta saudara-saudaranya, yang merupakan sebuah kisah yang menakjubkan. Allah berfirman,