Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Sūrah 10

Yunus

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 28

وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا۟ مَكَانَكُمْ أَنتُمْ وَشُرَكَآؤُكُمْ ۚ فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْ ۖ وَقَالَ شُرَكَآؤُهُم مَّا كُنتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَ 28

(28) Allah تعالى berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ نَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "(Ingatlah) suatu hari (ketika itu) Kami mengumpulkan mereka semuanya." Maksudnya, kami mengumpulkan seluruh makhluk untuk pertemuan pada hari yang telah ditentukan, Kami hadirkan orang-orang musyrik dan tuhan yang mereka sembah selain Allah, ﴾ ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشۡرَكُواْ مَكَانَكُمۡ أَنتُمۡ وَشُرَكَآؤُكُمۡۚ ﴿ "kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Rabb), 'Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu di tempatmu itu'." Mak-sudnya, tetaplah di tempatmu agar bisa diambil keputusan antara dirinya dengan dirimu. ﴾ فَزَيَّلۡنَا بَيۡنَهُمۡۖ ﴿ "Lalu Kami pisahkan mereka", yakni Kami pisahkan mereka secara fisik dan hati, maka terjadilah di antara mereka permusuhan yang kuat setelah sebelumnya di dunia mereka memberikan cinta dan kasih yang tulus. Kecintaan dan pertemanan itu berubah menjadi permusuhan dan kebencian. Sekutu-sekutu mereka berlepas diri dari mereka dan berkata, ﴾ مَّا كُنتُمۡ إِيَّانَا تَعۡبُدُونَ ﴿ "Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami", karena kami menyucikan Allah dari sekutu atau rekanan.