انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · الأعراف
السورة ٧

الأعراف

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ٥٥

ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُعْتَدِينَ ٥٥

Manakala Allah menjelaskan kebesaran dan keagunganNya yang memberikan bukti pada para pemilik akal bahwa hanya Dia Rabb yang berhak disembah dan yang dituju dalam segala kebutuh-an, maka Dia memerintahkan apa yang menjadi konsekuensinya. Dia berfirman.

(55) Doa meliputi doa permohonan dan doa ibadah. Dia memerintahkan kita untuk berdoa kepadaNya, ﴾ تَضَرُّعٗا ﴿ "dengan be-rendah diri." Yakni terus menerus dalam memohon dan ulet dalam beribadah, ﴾ وَخُفۡيَةًۚ ﴿ "dan suara yang lembut." Yakni tidak keras dan terang-terangan yang ditakutkan timbul riya'. Akan tetapi dengan lembut dan ikhlas kepadaNya تعالى. ﴾ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُعۡتَدِينَ ﴿ "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." Yaitu orang-orang yang melampaui batas dalam segala urusan, termasuk di da-lamnya adalah permintaan seorang hamba kepada Allah terhadap sesuatu yang tidak layak, atau terlalu berlebihan dalam menfasih-fasihkan kalimat doa, atau berlebih-lebihan dalam mengeraskan doanya. Semua itu termasuk dalam sikap berlebih-lebihan yang di-larang.