الأنعام
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
وَهُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلنُّجُومَ لِتَهْتَدُوا۟ بِهَا فِى ظُلُمَـٰتِ ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ ۗ قَدْ فَصَّلْنَا ٱلْـَٔايَـٰتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ ٩٧
(97) ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلنُّجُومَ لِتَهۡتَدُواْ بِهَا فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۗ ﴿ "Dan Dia-lah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan laut." Manakala jalan-jalan mem-bingungkanmu, peniti jalan tidak mengetahui jalan mana yang diambil, maka Allah menjadikan bintang-bintang sebagai petunjuk bagi manusia ke jalan yang harus mereka lalui kepada kepenting-an perniagaan dan perjalanan mereka. Di antaranya adalah bintang-bintang tertentu yang selalu terlihat dan tetap di tempat, ada pula yang selalu bergerak. Gerakannya diketahui oleh ahlinya, dan dengannya mereka mengetahui waktu dan arah. Ayat ini dan yang semisal dengannya menunjukkan anjuran mempelajari gerakan-gerakan dan orbit-orbitnya yang dinamakan dengan ilmu per-gerakan bintang karena fungsi bintang sebagai petunjuk tidak ter-capai kecuali dengan itu. ﴾ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ ﴿ "Sungguh Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran Kami," maksudnya, Kami telah menjelaskan dan mene-rangkannya, dan Kami telah membedakan setiap jenis dan macam-nya dengan selainnya yang mana tanda-tanda kebesaran Allah menjadi nampak dan jelas, ﴾ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ ﴿ "kepada orang-orang yang mengetahui," maksudnya, bagi ahli ilmu dan ahli pengetahuan alam, karena merekalah yang dituju oleh khithabullah (titah Allah), dan jawabannya dituntut dari mereka. Hal ini berbeda dengan kaum jahil dan keras kepala yang berpaling dari tanda-tanda kebesaran Allah dan berpaling dari ilmu yang dibawa oleh para rasul, karena penjelasan tidak akan bermanfaat bagi mereka sama sekali, peme-rincian tidak akan menghilangkan kerancuan mereka, dan pene-rangan tidak akan membuka kesulitan mereka.