انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · الذاريات
السورة ٥١

الذاريات

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ١٦

ءَاخِذِينَ مَآ ءَاتَىٰهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ ١٦

(16) ﴾ ءَاخِذِينَ مَآ ءَاتَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡۚ ﴿ "Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka," kemungkinan makna ayat ini adalah penduduk surga diberi berbagai nikmat oleh Rabb mereka, mereka mengambilnya secara suka cita, jiwa mereka bahagia. Mereka tidak menginginkan pengganti nikmat tersebut dan mereka tidak ingin mencari yang lain. Masing-masing penduduk surga mendapatkan berbagai kenikmatan yang membuatnya tidak meminta lebih. Ke-mungkinan juga makna ayat ini menjelaskan sifat-sifat orang yang bertakwa di dunia, mereka menerima apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah سبحانه وتعالى, perintah dan larangan itu diterima dengan lapang dada seraya tunduk dan patuh terhadap perintah Allah سبحانه وتعالى dengan dilaksanakan secara sempurna dan menjauhi larangan Allah سبحانه وتعالى secara sempurna. Perintah dan larangan yang diberikan kepada mereka itu merupakan karunia terbesar yang berhak disyu-kuri dan ditaati. Makna pertama sesuai dengan redaksi ayat, sebab Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat-sifat orang yang bertakwa ketika di dunia dan amalan-amalan mereka, ﴾ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ ﴿ "Sesungguhnya mereka se-belum itu," pada saat mendapatkan kenikmatan adalah, ﴾ مُحۡسِنِينَ ﴿ "orang-orang yang berbuat baik." Kebaikan di sini mencakup kebaikan mereka dalam menyembah Rabb mereka, mereka menyembahNya seolah-olah mereka melihatNya, meski mereka tidak melihatNya tapi Dia melihat mereka. Kebaikan tersebut juga mencakup berbuat baik terhadap sesama hamba Allah سبحانه وتعالى dengan mencurahkan ber-bagai manfaat serta kebaikan berupa harta, ilmu, jabatan, nasihat, perintah untuk kebaikan, larangan dari kemungkaran atau kebaikan lainnya hingga kebaikan tersebut mencakup berbuat baik dalam perkataan lembut dan berbuat baik terhadap budak dan hewan, baik yang dimiliki maupun tidak.