انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · المؤمنون
السورة ٢٣

المؤمنون

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآيات ٨٨–٨٩

قُلْ مَنۢ بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَهُوَ يُجِيرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ٨٨ سَيَقُولُونَ لِلَّهِ ۚ قُلْ فَأَنَّىٰ تُسْحَرُونَ ٨٩

(88-89) Berikutnya, beralih kepada pengakuan mereka mengenai sesuatu yang lebih umum dari itu semuanya. Allah ber-firman, ﴾ قُلۡ مَنۢ بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Katakanlah, 'Siapakah yang di Tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu'." Maksudnya, segala kerajaan di wilayah atas maupun di wilayah bawah, yang dapat kita saksi-kan maupun tidak dapat kita tangkap. Kata malakut, merupakan bentuk mubalaghah (exaggeration), yang artinya kerajaan. ﴾ وَهُوَ يُجِيرُ ﴿ "Sedang Dia melindungi," para hambaNya dari ke-jelekan dan menyingkirkan hal-hal yang tidak mengenakkan, serta melindungi mereka dari marabahaya yang membahayakan mereka. ﴾ وَلَا يُجَارُ عَلَيۡهِ ﴿ "Tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)Nya," maksudnya tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi Allah dan menyingkirkan keburukan yang telah Allah tetapkan. Bahkan tidak ada seorang pun yang bisa mengeluarkan syafa'at di sisiNya kecuali dengan izinNya. ﴾ سَيَقُولُونَ لِلَّهِۚ ﴿ "Mereka akan menjawab, 'Ke-punyaan Allah'," mereka akan menyampaikan pengakuan bahwa Allah-lah Dzat Yang Memiliki segala sesuatu, Yang melindungi, tanpa ada kekuatan apa pun yang sanggup menghalangi (siksa)Nya. ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah," kepada mereka manakala mengakuinya untuk menuntut mereka ﴾ فَأَنَّىٰ تُسۡحَرُونَ ﴿ "maka dari jalan manakah kamu ditipu," kemana akal-akal kalian lenyap, saat kalian beribadah kepada obyek-obyek yang sudah kalian ketahui tidak mempunyai kerajaan, ataupun tidak mempunyai bagian dari kerajaan itu. Me-reka lemah dari seluruh segi, sementara kalian meninggalkan pe-murnian ibadah kepada Dzat Pemilik Yang Mahaagung, Mahakuasa, Yang Mengatur segala urusan? Akal-akal yang menuntun kalian kepada fakta ini, telah ter-sihir. Tidak syak lagi telah dirasuki sihir oleh setan melalui tipuan yang ia hiasi dengan indah pada pandangan mereka dan ia telah mempercantiknya dan memutarbalikkan fakta kepada mereka, hingga berhasil menyihir akal-akal mereka, sebagaimana para tu-kang sihir berhasil memperdayai pandangan manusia.