الأنبياء
هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.
النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَلَدًا ۗ سُبْحَـٰنَهُۥ ۚ بَلْ عِبَادٌ مُّكْرَمُونَ ٢٦
(26) Allah تعالى memberitahukan tentang kebodohan kaum musyrikin yang mendustakan Rasulullah. Mereka mengklaim bahwa –semoga Allah memperburuk keadaan mereka– bahwa Allah telah mengangkat seorang anak. Kata mereka, "Para malaikat adalah putri-putri Allah!" Mahatinggi Allah dari perkataan mereka. Allah telah mengabarkan tentang posisi malaikat sebagai hamba yang dimiliki dan diatur. Tidak ada hak kewenangan peng-aturan alam semesta bagi mereka sedikit pun. Mereka itu (para malaikat) dimuliakan di sisi Allah. Allah telah menetapkan dan menjadikan mereka dari kalangan hamba mulia dan sayangNya. De-mikian ini karena keutamaan-keutamaan dan kesucian mereka dari perkara-perkara yang menghinakan yang sudah dijadikan oleh Allah sebagai keistimewaan bagi mereka. Mereka itu berada di puncak kesopanan terhadap Allah dalam menaati perintah-perintahNya.