انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · مريم
السورة ١٩

مريم

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ٨٣

أَلَمْ تَرَ أَنَّآ أَرْسَلْنَا ٱلشَّيَـٰطِينَ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّا ٨٣

(83) Ini merupakan salah satu azab buat orang kafir. Yaitu, tatkala mereka tidak beriman kepada Allah dan tidak berpegang teguh dengan tali Allah, justru menyekutukan sesuatu dengan Allah dan berwala' (setia) kepada musuh-musuhNya, dari kalangan setan; Allah memberikan kekuasaan pada setan atas mereka dan memasung mereka. Maka mulailah setan-setan mendorong mereka dengan sungguh-sungguh untuk melakukan perbuatan maksiat. Maksudnya, benar-benar memprovokasi dan membuat gelisah mereka kepada perbuatan kufur. Setan menghembuskan bisikan-bisikan kepada mereka, mengondisikan kebatilan dalam rupa yang indah dalam pandangan mereka dan memburukkan (potret) kebenaran pada mata mereka. Sehingga kecintaan kepada kebatilan menembus dan meresap dalam hatinya. Akibatnya, dia pun ber-usaha untuk meraihnya sebagaimana seorang pemilik hak berusaha meraih haknya, membelanya dengan segenap kemampuannya dan memerangi orang-orang yang berada di atas al-Haq dalam rangka kebatilan. Ini semua adalah balasan baginya, karena dia berpaling dari walinya (Allah) dan loyal kepada musuhNya (setan), dampak-nya Allah memberikan kekuasaan kepada setan terhadapnya. Kalau tidak demikian keadaannya, seandainya dia (mau) beriman kepada Allah dan bertawakal kepadaNya, niscaya setan tidak memiliki kekuasaan sedikit pun atas dirinya. Sebagaimana Allah berfirman, ﴾ إِنَّهُۥ لَيۡسَ لَهُۥ سُلۡطَٰنٌ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ 99 إِنَّمَا سُلۡطَٰنُهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ يَتَوَلَّوۡنَهُۥ وَٱلَّذِينَ هُم بِهِۦ مُشۡرِكُونَ 100 ﴿ "Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Rabbnya. Sesungguhnya kekuasaan-nya (setan) hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pe-mimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah." (An-Nahl: 99-100).